Produksi porog tikus, sudah "go publik".

Onet
Petani memang harus kreatif, mencari berbagai cara untuk keberhasilan, termasuk bagaimanaa cara membasmi tikus yang nyata-nyata sangat merugikan petani. Tak jarang, hanya dalam satu malam, tanaman padi hektaran bisa habis digasak kawanan tikus.


Saepuloh,  petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Resep Makaya 1 Desa Pasirkamuning Kecamatan Telagasari, sudah beberapa tahun berusahha menangkap tikus di sawahnya dengan cara diporog. Hasilnya sangat memuaskan. Pria setengah baya yang akrab dipanggil Onet itu mengaku  memproduksi sendiri porog-porog itu. Hasil buah tangannya itu sudah cukup dikenal oleh petani di sekelilingnya. Banyak petani lain yang ingin menggunakan hasil keterampilan petani ini, bahkan ketika ngobrol dengan penulis di "markas" Kelompok Tani Resep Makaya 1 (Jumat,16/8) Onet mengaku kewalahan memenuhi pesanan.

"Tenaganya hanya dua orang, sehari kami harus bisa membuat paling sedikit sepuluh buah untuk bisa memenuhi pesanan. Itupun waktunya hanya waktu senggang selepas pekerjaan di sawah." ungkap Onet.

Waktu ditanya, berapa harga satu unit porog karyanya itu, Onet menyebutnya ; dengan hanya empat puluh ribu rupiah perbuah, siap pakai.

Bagi yang membutuhkan silahkan hubungi sdr Onet (Saepuloh) di Gudanfg Kelompok Tani Resep Makaya 1 Jl.Tanggul Irigasi Desa Pasirkamuning Kecamatan Telagasari Kabupaten Karawang. 
Atau WA 085770005569.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama